Home » Tanaman Hias » Serupa Tapi Tak Sama, Ini 6 Perbedaan Dieffenbachia dan Aglaonema
Tanaman Hias

Serupa Tapi Tak Sama, Ini 6 Perbedaan Dieffenbachia dan Aglaonema

Apa Perbedaan Antara Dieffenbachia dan Aglaonema
www.Gardeningknowhow.com

Apa sih perbedaan paling mencolok antara tanaman hias Dieffenbachia (daun bahagia) dan Aglaonema (sri rejeki)?

Para pencinta tanaman hias daun, pastinya sudah tidak asing lagi dengan kedua tanaman tersebut. Kedua tanaman ini memang sama-sama bagian dari keluarga Araceae, sehingga terlihat hampir sama dari segi perawakannya.

Buat para hobbyist pemula, ini tentu merupakan sebuah masalah, di mana mereka mungkin akan kesulitan untuk membedakannya. Padahal, sejatinya Dieffenbachia dan Aglaonema merupakan jenis tanaman yang benar-benar berbeda, lho.

Yuk, kita pelajari perbedaan-perbedaan antara kedua tanaman ini!

Perbedaan Dieffenbachia dan Aglaonema

Kalau kamu mempelajari tentang Dieffenbachia dan Aglaonema lebih lanjut, juga mencoba lebih teliti dalam memperhatikannya, maka kamu dapat menyadari perbedaan-perbedaan yang cukup mencolok antara kedua tanaman ini.

Nah, berikut ini adalah beberapa perbedaan antara keduanya:

#1. Perbedaan Taksonomi, Genus Dieffenbachia dan Aglaonema

Taksonomi Merupakan Salah Satu Perbedaan Pada Dieffenbachia dan Aglaonema
Travaldo.Blogspot.com

Bisa dibilang, ini merupakan perbedaan paling mendasar antara keduanya. Baik Dieffenbachia maupun Aglaonema, keduanya sama-sama menduduki tingkat takson Genus, atau satu tingkat di atas spesies.

Perbedaan taksonomi inilah yang menjadikan Dieffenbachia dan Aglaonema benar-benar merupakan jenis tanaman yang berbeda.

#2. Perbedaan Paling Mencolok Ada Pada Batangnya

Ilustrasi Perbedaan Batang Dieffenbachia dan Aglaonema
Gardenerspath.com

Secara fisik, Dieffenbachia dan Aglaonema memiliki perbedaan yang cukup signifikan pada bagian batangnya, lho.

Kalau kamu perhatikan, batang Aglaonema yang sehat umumnya akan diselimuti secara menyeluruh oleh daun-daunnya, dari bagian teratas hingga permukaan media tanam. Bagian batangnya nyaris tak terlihat, bahkan hingga tanaman ini dewasa.

Lain hal dengan Dieffenbachia. Seiring pertumbuhannya, batang Dieffenbachia akan nampak dengan ruas-ruas yang khas, seperti batang tebu. Terkadang, pertumbuhan batangnya itu juga tidak selalu tegak lurus saat mencapai ukuran dewasa, justru lebih berlekuk-lekuk.

Bahkan sekalipun jika dibedakan dengan Aglaonema dengan daun yang rontok, batangnya dapat terlihat jelas berbeda. Selain itu, ukuran batang Dieffenbachia juga umumnya lebih besar berisi.

#3. Aglaonema Tersedia Dalam Varian Warna yang Lebih Beragam

Aglaonema Mempunyai Pilihan Warna Lebih Bervariasi
www.Mydomaine.com

Baik Dieffenbachia ataupun Aglaonema, keduanya sama-sama terdiri dari banyak sekali spesies dan varietas. Belum lagi para petani yang terus berkarya, sehingga terlahirlah jenis-jenis baru dari kedua tanaman ini.

Namun sebenarnya, Dieffenbachia cenderung lebih monoton dari segi warna dibandingkan Aglaonema, lho. Kebanyakan jenis-jenis Dieffenbachia, umumnya hanya terdiri dari warna kehijauan saja, dengan bagian tengah daun yang biasanya memiliki warna lebih cerah.

Lain halnya dengan Aglaonema. Tanaman ini justru punya varian warna yang lebih beragam. Mulai dari hijau, putih, merah, kuning, pink, kecokelatan, oranye, dan banyak lagi mutasi-mutasi warna lainnya.

#4. Dieffenbachia Umumnya Memiliki Ukuran yang Lebih Besar

Perbedaan Ukuran Dieffenbachia dan Aglaonema
www.Shkolazhizni.ru

Soal ukuran, Dieffenbachia kali ini punya satu poin lebih unggul dari Aglaonema. Sebab, kebanyakan jenis Dieffenbachia diketahui mampu tumbuh dengan ukuran yang lebih besar, bahkan hingga terlihat seperti pohon.

Sedangkan untuk Aglaonema, rata-rata memiliki ukuran yang hampir sama. Aglaonema tidak terlalu pandai dalam meninggi, namun lebih banyak menumbuhkan rumpun anakan untuk membuatnya tampak semakin rimbun.

Meski demikian, perbedaan ini masih bersifat relatif. Sebab, ada juga jenis-jenis Dieffenbachia lainnya hanya dapat berukuran kecil.

#5. Daya Tahan dan Adaptasi Terhadap Lingkungan

Dieffenbachia Cenderung Lebih Tahan Banting Dibanding Aglaonema
www.Colasanti.com

Bagaimana dengan ketahanannya terhadap kondisi lingkungan? Siapakah di antara keduanya yang lebih “tahan banting”?

Iya, daya tahan dan kemampuan adaptasi Dieffenbachia dan Aglaonema juga berbeda, lho. Namun kali ini, Dieffenbachia unggul satu poin lagi. Pasalnya, Dieffenbachia diketahui lebih mampu beradaptasi dengan beragam kondisi lingkungan.

Tanaman ini lebih kuat bertahan dalam kondisi perawatan yang minim, penempatan dalam ruangan, penempatan di bawah paparan sinar matahari langsung, penggunaan media ala kadarnya, dan lain lagi sebagainya.

Beda dengan Aglaonema yang cenderung lebih ringkih. Sinar matahari langsung membuat kecerahan daunnya pudar, juga membakar daunnya. Begitu pun dengan kesalahan dalam penempatan maupun media tanam yang digunakan. Aglaonema membutuhkan perawatan yang lebih ekstra.

Meski demikian, untuk memperoleh hasil yang optimal, keduanya tetap perlu dirawat sebaik mungkin, ya. Karena bagaimana pun juga, perawatan yang kurang baik tentunya akan mempengaruhi kesehatan tanaman yang kamu pelihara.

#6. Perbedaan Nama Lokal untuk Dieffenbachia dan Aglaonema

Memiliki Nama Lokal yang Berbeda
Smartgardenguide.com

Perbedaan terakhir antara Dieffenbachia dengan Aglaonema adalah nama lokalnya. Ini sebetulnya sudah sedikit disinggung pada pembukaan tadi.

Dieffenbachia memiliki nama lokal daun bahagia dan ada pula yang menyebutnya blanceng. Sedangkan nama lokal untuk Aglaonema adalah sri rejeki.

Akhir Kata

Nah, itulah beberapa perbedaan antara Dieffenbachia dan Aglaonema. Mudah-mudahan sekarang kamu sudah bisa membedakan kedua jenis tanaman ini, ya!

Jadi, di antara kedua tanaman tadi, mana nih, yang paling kamu sukai?

Semoga bermanfaat.

About the author

INSVIRA

Add Comment

Click here to post a comment