Home » Uncategorized » Meracik Media Tanam Keladi Hias Terbaik
Uncategorized

Meracik Media Tanam Keladi Hias Terbaik

Tahukah kamu? Keladi sebenarnya relatif mudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan di Indonesia, lho. Dengan begitu, mencari komposisi apa yang terbaik bagi media tanam keladi hias ini, seharusnya bukan lagi suatu hal yang merepotkan.

Tapi tentu saja, meski ia mudah beradaptasi, media tanam yang terlalu jauh dari karakternya juga tetap beresiko menghambat pertumbuhannya. Entah hanya sekedar membuat kecantikannya jadi kurang optimal, atau bahkan parahnya lagi mati.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan mengulas pembahasan seputar media tanam keladi hias secara lengkap. Informasi ini ditujukan buat kamu, khususnya yang memang sedang ingin menanam tanaman cantik ini.

Mari Kita Kenali Karakternya Terlebih Dahulu

Sebelumnya, sudah paham belum nih, soal bagaimana karakter dari tanaman keladi hias ini?

Nah, kalau belum tahu, jadi keladi ini sebenarnya tumbuh dan tersebar di ketinggian 0 sampai 1 kilometer di atas permukaan laut.

Suhu yang ideal bagi tanaman keladi berkisar di antara 21 sampai 31 derajat celcius. Wah, cocok sekali kan dengan suhu di Indonesia? Yup, karena suhu di sini pun kurang lebih masih nggak jauh-jauh dari kisaran angka tersebut.

Lantas, apa jadinya jika suhu lingkungan kita tidak sesuai dengan yang seharusnya? Misalnya terlalu tinggi, atau justru terlalu rendah.

Maka kemungkinan yang bisa terjadi adalah sebagai berikut:

  • Jika suhu terlalu rendah, perlahan-lahan tanaman pun akan mati.
  • Jika suhu terlalu tinggi, umbi yang dimiliki keladi akan menciut.

Selanjutnya, keladi adalah jenis tanaman yang menyukai daerah lembab. Karena pada dasarnya, ia memang membutuhkan tingkat kelembaban yang tinggi untuk tetap bertahan hidup.

Maka dari itu, dalam memilih media tanamnya nanti, pastikan agar media tanam yang digunakan dapat mengikat air dengan baik. Penting juga untuk mempertahankan sifat porousitas media, agar air siraman dapat mengalir dan tersebar secara merata.

Memilih Media Tanam Keladi Hias

Setelah kita punya gambaran mengenai karakteristik dari tanaman keladi hias, maka sekarang kita sudah bisa memilih media tanam apa yang sekiranya baik untuk kita gunakan.

Nah, media tanam yang bisa kamu gunakan untuk keladi, dapat berupa satu jenis media tanam saja, atau berupa campuran (kombinasi) dari beberapa jenis media tanam saja.

Menggunakan Satu Jenis Media Tanam

Kamu ingin menggunakan satu jenis media saja? Maka cobalah gunakan jenis media humus andam.

Apa itu humus andam? Humus ini adalah salah satu media favorit dari banyak tumbuhan. Berbahan baku ranting dan daun pakis-pakisan yang sudah mati, menjadikannya bersifat rapuh, lembab, juga mampu menyerap air dengan baik.

Selain faktor kelembaban yang membuatnya cocok dengan keladi hias, humus andam juga dikenal kaya akan unsur N (nitrogen), yang mana unsur ini punya peranan penting dalam mengoptimalkan perkembangan vegetatif, utamanya pada daun.

Bagaimana? Semakin cocok bukan dengan keladi? Iya, karena kecantikan keladi memang terlihat dari daunnya.

Menggunakan Kombinasi Media Tanam

Meski sudah cukup baik dengan satu jenis media tanam saja, namun saya sendiri lebih merekomendasikan untuk mencampur beberapa media tanam sekaligus.

Kenapa demikian? Karena dengan mencampurnya, media tanam akan saling melengkapi antar kekurangannya. Ketika media A baik dalam penyerapan air, maka media B berfungsi untuk memperbaiki porousitasnya. Begitu pun seterusnya.

Untuk perpaduannya, tidak ada aturan baku yang harus kamu gunakan.

Namun sebagai saran di awal, kamu bisa gunakan perpaduan antara sekam padi, humus, dan pasir, dengan perbandingan komposisi 1:1:1.

Untuk sekam padi, baiknya gunakanlah sekam yang telah difermentasikan terlebih dahulu. Karena media fermentasi seperti ini, terbukti sangat baik dalam mencegah penyakit-penyakit seputar akar khususnya.

Namun jika tidak ada, kamu juga bisa menggunakan sekam bakar sebagai gantinya. Sekam bakar seperti ini biasanya lebih mudah ditemui di pasaran.

Selanjutnya untuk pasir, saran saya gunakanlah pasir malang jika ada. Pasir malang dikenal sebagai media pasir yang relatif steril, sehingga aman untuk tanaman. Kalau tidak ada juga, alternatifnya bisa gunakan pasir bangunan yang lebih mudah ditemui.

Akhir Kata

Seperti itulah kira-kira pembahasan seputar media tanam keladi hias terbaik.

Sekali lagi, pada dasarnya keladi adalah jenis tanaman yang sudah cocok dengan lingkungan di Indonesia, sehingga untuk mencari media tanam terbaik untuknya bukan lagi menjadi suatu hal yang sulit.

Selain itu, tidak ada aturan baku dalam pemilihan media tanam. Jadi, jika media tanam yang saya sarankan di sini kurang cocok dengan daerah kamu, jangan ragu untuk mengembangkannya lagi.

Punya pertanyaan? Atau ingin berbagi pengalaman? Ayo kirimkan komentarmu lewat kolom yang telah tersedia.

Semoga artikel ini bermanfaat.

About the author

INSVIRA

Add Comment

Click here to post a comment