Home » Tanaman Hias » Kesalahan Dalam Merawat Aglaonema yang Biasa Dilakukan Pemula
Tanaman Hias

Kesalahan Dalam Merawat Aglaonema yang Biasa Dilakukan Pemula

Kesalahan Pemula Dalam Merawat Aglaonema
Insvira.com

Melakukan kesalahan dalam merawat Aglaonema adalah satu hal yang mungkin pernah dilakukan oleh setiap penghobi tanaman, khususnya ketika masih pemula.

Ini lumrah kok, sehingga kamu juga tidak perlu khawatir berlebihan. Yang terpenting adalah mau belajar dan memperbaiki kesalahan tersebut.

Dengan begitu, ke depannya, Aglaonema yang kamu pelihara pun bisa terawat seoptimal mungkin.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas beberapa kesalahan yang biasa dilakukan oleh penghobi pemula dalam merawat Aglaonema.

Kesalahan Dalam Merawat Aglaonema

Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan oleh penghobi Aglaonema pemula. Penasaran apa saja? Simak pembahasannya berikut ini, ya!

#1. Kesalahan Dalam Memilih Media Tanam Aglaonema

Kesalahan Dalam Memilih Metan Saat Merawat Aglaonema
www.Petalrepublic.com

Kesalahan pertama penghobi terkait perawatan Aglaonema, ialah keliru dalam memilih media tanam yang harus digunakan.

1.1. Media Tanam yang Baik untuk Aglaonema

Sudah tahukah kamu media tanam seperti apa yang bagus untuk Aglaonema?

Singkatnya, Aglaonema itu membutuhkan media tanam yang porous. Dalam kata lain, media tanam tersebut harus memiliki pori-pori yang baik, sehingga air siraman dapat mengalir lancar dan tersebar merata tanpa tergenang.

Namun belum sampai di situ saja, media tanam yang digunakan juga harus mempunyai kelembapan yang baik (tidak kurang dan tidak berlebih) serta kaya akan unsur hara.

Terkait media tanam untuk Aglaonema, pembahasan lengkapnya sudah kami ulas di artikel ini, ya!

1.2. Menggunakan Tanah Sebagai Media Tanam

Nah, masalahnya adalah, penghobi pemula itu sering kali hanya menggunakan media tanam berupa tanah utuh saja.

Tanah mungkin baik dari segi unsur hara. Namun seiring waktu dan melalui banyak penyiraman, tanah akan semakin memadat, hingga akhirnya kehilangan porositasnya.

Apa akibatnya? Pertama, air akan sulit mengalir melalui media, sehingga menggenang, mengakibatkan kelembapan berlebih, dan akhirnya mengakibatkan pembusukan pada akar Aglaonema itu sendiri.

Bukan itu saja, pertumbuhan Aglaonema juga pastinya akan terganggu. Mengapa? Karena pertumbuhan akar akan tertahan oleh padatnya media tanam yang digunakan tersebut.

1.3. Tips Memilih Media Tanam Aglaonema

Menggunakan sekam 100% untuk media tanam Aglaonema adalah cara paling aman untuk memulainya. Ini bisa berupa sekam bakar, sekam mentah, atau sekam yang sudah difermentasi terlebih dahulu.

Alasannya, sekam adalah jenis media tanam yang baik dari segi porositas, cukup unsur hara, dan mampu mengikat air.

Namun ini belum selesai. Kamu mesti mengevaluasinya lagi ke depannya. Sebab, penggunaan sekam tanpa campuran mungkin masih belum optimal dan memiliki kekurangan.

Untuk itu, perhatikan apa yang kurang dari media tanam tersebut, sehingga kamu bisa tambahkan kekurangan tersebut ke dalam komposisi media tanam yang digunakan.

#2. Penempatan yang Tidak Seharusnya

Metelakkan Aglaonema di Tempat yang Salah
Nouveauraw.com

Kedua, adalah kesalahan dalam memilih penempatan Aglaonema.

2.1. Menempatkan Aglaonema di Tempat Panas

Bukan sepatutnya bagi Aglaonema untuk hidup di bawah paparan sinar matahari langsung. Jika ini kamu lakukan, maka Aglaonema yang kamu rawat mungkin akan layu, warnanya memudar, atau bahkan daunnya terbakar.

2.2. Menempatkan Aglaonema di Tempat Gelap

Tidak menyukai tempat panas, bukan berarti benci matahari. Justru jika Aglaonema disimpan di tempat yang terlalu gelap juga bisa mengalami masalah-masalah tertentu.

Masalah yang mungkin terjadi di antaranya:

  • Tumbuh meninggi
  • Miring ke arah sinar matahari
  • Busuk akar karena media tanam terlalu lambat untuk mengering.

2.3. Tempat Terbaik Bagi Aglaonema

Dari dua kondisi kesalahan di atas, mungkin kamu sudah bisa menyimpulkan di mana Aglaonema sebaiknya diletakkan.

Iya, Aglaonema memang sebaiknya ditempatkan di tempat yang teduh, namun masih terang dengan sinar matahari yang tidak langsung.

Kalau kamu perhatikan di toko-toko tanaman hias yang menjual Aglaonema, kamu juga pastinya mendapati penempatan seperti itu, bukan? Aglaonema biasanya akan ditata dengan rapi di bawah naungan paranet.

Di rumah, kamu bisa mengakali paranet tersebut dengan naungan lainnya. Misalnya di area teras beratap, di bawah pohon besar, atau lainnya.

Kalau kamu ingin menyimpannya secara indoor, kamu mesti mengeluarkannya sesekali, khususnya jika tempatnya itu tidak terjangkau matahari sama sekali. Kamu juga bisa melakukan rolling dengan penempatan tanaman lain, sehingga Aglaonema tidak kekurangan cahaya.

#3. Kesalahan Dalam Menyiram Aglaonema

Kesalahan Dalam Menyiram Aglaonema
www.Treehugger.com

Kesalahan berikutnya ini terkait dengan penyiraman.

3.1. Terlalu Bersemangat untuk Menyiram

Pernah dengar tidak ucapan “tanaman hias itu harus disiram setiap hari supaya subur”?

Karena terpancing ucapan tersebut, kamu menjadi bersemangat untuk menyiram Aglaonema kamu setiap hari. Akibatnya, daun Aglaonema malah menguning, menandakan bahwa terjadi pembusukan pada akarnya karena terlalu banyak air.

Ucapan tersebut mungkin tidak sepenuhnya salah. Hanya saja, kurang tepat. Sejatinya, banyaknya penyiraman itu harus disesuaikan. Cukup siram Aglaonema kamu hanya ketika media tanam sudah mulai mengering.

3.2. Berapa Lama Sekali Aglaonema Harus Disiram?

Jawabannya, tergantung.

Sebelumnya, media tanam seperti apa yang kamu gunakan? Di mana kamu tinggal? Di mana kamu meletakkan Aglaonema-nya? Pot apa yang kamu gunakan? Apa tadi malam Aglaonema kamu terguyur hujan?

Ada banyak sekali faktor yang berpengaruh. Sehingga, penyiraman tidak bisa dipastikan harus berapa lama sekali. Bisa jadi memang butuh sehari sekali, dan bisa pula seminggu sekali pun terlalu banyak.

Intinya, kamu harus memastikan media tanam mengering terlebih dahulu, baru menyiramnya hingga puas. Guyur Aglaonema dari daun hingga media tanam di saat mereka sudah mulai membutuhkannya, ya!

Akhir Kata

Nah, itulah beberapa kesalahan yang biasa dilakukan oleh pemula dalam merawat Aglaonema.

Hayo, di antara kesalahan-kesalahan tadi, mana nih yang pernah kamu lakukan? Atau, jangan-jangan, kamu pernah melakukan semua itu, ya? Hehe.

Tenang saja, yang sudah biarkan berlalu. Sekarang, karena kamu sudah mengetahui kebenarannya, maka sudah jadi tugas kamu buat memperbaikinya.

Semoga bermanfaat!

About the author

INSVIRA

Add Comment

Click here to post a comment