Home » Tanaman Hias » Kenapa Daun Calathea Menggulung? Ternyata Ini Alasannya
Tanaman Hias

Kenapa Daun Calathea Menggulung? Ternyata Ini Alasannya

Ilustrasi Kenapa Daun Calathea Menggulung
Thecitywild.com

Paket sudah tiba. Tanaman-tanaman hias yang dibeli lewat toko online itu akhirnya sampai juga. Tapi tak lama setelah ditanam, pandangan mata tertuju pada satu tanaman yang dirasa berbeda. Maka bertanya-tanyalah hati ini “loh, kenapa daun calathea menggulung begitu, ya?”

Banyak hobbyist tanaman hias yang menanyakan hal ini. Terlebih lagi mereka yang baru terjun ke dunia per-calathea-an. Mereka heran saat mendapati kondisi yang dianggapnya tak biasa itu. Apakah memang begitu sifatnya, atau ada masalah pada tanamannya?

Kalau kamu juga termasuk yang bertanya-tanya akan hal ini, kamu sudah berada di tempat yang tepat, nih. Baca sampai habis, ya!

Alasan Kenapa Daun Calathea Menggulung

Pada dasarnya, beberapa jenis calathea memang memiliki kebiasaan menggulungkan daunnya. Kondisi ini mungkin dapat dibilang wajar sampai titik tertentu, namun bukan tidak mungkin juga sebetulnya calathea sedang memberikan isyarat bahwa ada yang tidak beres dengannya, lho.

Wah, ekspresif sekali bukan tanaman satu ini? Pantas saja banyak penghobi tanaman hias yang kepincut dengannya.

Lantas isyarat apa sih, yang sebenarnya ingin disampaikan oleh calathea dengan menggulungkan daunnya itu?

Jawabannya, tak lain tentu karena ada satu dua hal yang tidak sesuai dengan karakteristiknya ia sendiri, sehingga calathea berupaya untuk melindungi diri dari apa-apa yang tidak dapat dinikmatinya itu.

Apa yang tidak sesuai? Misalnya:

  • Suhu lingkungannya.
  • Faktor pencahayaan.
  • Kadar air dan kelembaban.
  • Dan lain sebagainya.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, langsung kita bahas saja, yuk. Inilah beberapa faktor yang bisa menyebabkan daun calathea menggulung:

#1. Suhu Lingkungan Bisa Memicu Daun Calathea Menggulung

Suhu yang Tidak Sesuai
Pixabay

Pertama adalah masalah suhu. Suhu yang tidak sesuai dengan calathea, beresiko membuatnya tak nyaman, sehingga calathea memilih untuk menggulungkan daunnya. Lebih-lebih lagi jika suhu lingkungan tersebut dapat dikategorikan ekstrim.

Kita sebagai manusia saja, atau bahkan makhluk apa pun ia, tentu tidak akan pernah betah dengan suhu yang tidak dapat dinikmati bukan? Nah, calathea juga sama sebetulnya.

Maka dengan menggulungkan daunnya seperti ini, calathea bisa meminimalisir rasa ketidaknyamanannya itu, atau lebih tepatnya mengurangi dampak akibat yang disebabkan oleh masalah tersebut.

Bukan hanya suhu yang terlalu tinggi, maksud suhu yang tidak sesuai di sini pun mungkin meliputi suhu yang terlalu rendah juga, lho. Misalnya, jika kamu meletakkan calathea di ruangan ber-AC selama 24 jam non-stop.

Lantas seberapa tinggi sih, suhu lingkungan yang ideal bagi calathea? 16 sampai 24 derajat dalam satuan celcius jawabannya.

#2. Cahaya yang Terlalu Terik

Faktor Pencahayaan Menjadi Salah Satu Pemicu Kenapa Daun Calathea Menggulung

Selain masalah suhu, faktor pencahayaan juga ternyata bisa memicu calathea menggulungkan daunnya, lho. Meskipun antara suhu dan cahaya kadang masih saling berkaitan juga, sih.

Coba deh, sesekali intip habitat aslinya calathea. Kamu bisa mendapati tanaman ini tumbuh dengan subur di bawah naungan pepohonan besar di hutan tropis sana. Artinya, di tempat asalnya itu, calathea terbiasa hidup dengan intesitas cahaya yang minim.

Oleh karena itu, wajar saja bilamana daun dari calathea yang kamu pelihara menggulung, dan kemudian kering terbakar secara perlahan, karena kamu meletakkannya langsung di bawah sinar matahari.

Selain bisa mengakibatkan daunnya menggulung, cahaya yang terlalu terik juga dapat mengurangi keindahannya lebih jauh lagi, sebab warna-warna cerah pada daun calathea pun akan ikut terlihat semakin memudar.

#3. Kurangnya Tingkat Kelembaban Media

Calathea Butuh Lingkungan yang Lembab
Pixabay

Kebanyakan tanaman hias berdaun lebar semacam calathea menyukai media tanam yang lembab. Makanya jangan heran, kalau calathea jadi menggulungkan daunnya saat tingkat kelembaban pada media tanam atau lingkungan terlalu rendah.

Untuk mengakalinya, kamu bisa gunakan botol spary guna menyemprotkan percikan-percikan air ke sekitar calathea. Memang sih, cara ini bukan solusi jangka panjang, karena mesti dilakukan secara berulang. Namun setidaknya, dengan ini faktor kelembaban tadi dapat lebih disesuaikan.

#4. Pola Penyiraman yang Tidak Tepat

Pola Penyiraman Harus Tepat
Pixabay

Di poin sebelumnya disebutkan bahwa kelembaban media termasuk salah satu faktor yang bisa memicu calathea menggulungkan daunnya. Nah, seperti yang kita ketahui, faktor kelembaban tadi juga tentunya berkaitan dengan pola penyiraman bukan?

Iya, semakin jarang disiram, maka tingkat kelembaban akan berkurang, terlebih lagi pada media tanamnya. Makanya sudah jelas, kalau calathea jarang disiram, daunnya akan menggulung satu per satu.

Pun sebaliknya. Ketika calathea terlalu sering disiram, ternyata beresiko membuat daunnya menggulung juga, lho. Kondisi ini juga bisa memicu masalah lainnya, seperti membuat akar calathea busuk, atau bahkan diserang jamur.

Dari hal ini kita bisa tahu sekarang, bahwa calathea membutuhkan pola penyiraman yang tepat. Media tanam memang perlu dipertahankan kelembabannya, tapi bukan berarti harus banjir juga. Sewajarnya yang ia butuhkan saja.

#5. Buruknya Kualitas Air

Sudah Cek Kualitas Air?
Pixabay

Satu lagi yang jarang diperhatikan oleh banyak hobbyist, yakni tentang kualitas air siraman itu sendiri.

Sebagian besar dari kita, mungkin beranggapan bahwa tanaman hias cukup asal siram saja bukan? Tak peduli air apa yang ia pakai, yang penting media tanam basah.

Nyatanya kebiasaan seperti ini tidak bisa diterapkan saat kamu memelihara calathea, lho. Calathea cenderung pilih-pilih dengan air siramannya. Jika ada kandungan dalam air yang tidak disukainya, bisa-bisa daunnya menggulung seperti ini.

Untuk itu, agar kualitas air bisa menjadi sedikit lebih baik, setidaknya endapkanlah dulu air untuk siraman semalaman. Sederhananya, hal ini bertujuan guna mengendapkan kandungan-kandungan tertentu dari air tersebut, sehingga air yang digunakan untuk menyiram menjadi sedikit lebih murni.

Mungkin memang terkesan merepotkan. Tapi ini lebih baik daripada harus menatap calathea dengan daun tergulung bukan? Selain itu, cara ini juga lebih hemat biaya daripada kita menggunakan air galon kemasan untuk penyiraman calathea.

Sudah Nggak Heran kan, Kenapa Daun Calathea Menggulung? Sekarang Kita Atasi, yuk!

Sebetulnya di atas tadi juga sudah disebutkan, solusi-solusi yang bisa diterapkan saat calathea menggulungkan daunnya. Tapi, supaya lebih mudah saat diterapkan, sekarang kita rangkum lagi solusinya, yuk.

Jadi, saat mendapati daun calathea kamu menggulung, cobalah untuk menerapkan beberapa tips berikut ini:

  • Memindahkan pot calathea ke tempat yang lebih sesuai dengan karakteristiknya, yaitu tempat yang teduh, minim cahaya, relatif lembab, dan berkisar di suhu 16-24 derajat celcius.
  • Menyemprotkan air ke daun calathea menggunakan sprayer, guna menjaga kelembaban di sekitarnya.
  • Ada juga sumber yang menyarankan penggunaan air humidifier sebagai opsi alternatif dalam menjaga kelembaban udara. Entah seberapa efektif manfaatnya terhadap calathea, namun tips ini rasanya layak dicoba.
  • Memperhatikan pola penyiraman. Pastikan media tanam senantiasa dalam kondisi lembab, bukan banjir ataupun kering.
  • Menggunakan air yang telah diendapkan untuk penyiraman.
  • Jika memang dirasa kurang cocok atau bermasalah, kamu juga bisa melakukan penggantian media tanam.

Akhir Kata

Nah, seperti itulah kira-kira alasan kenapa daun calathea menggulung dan sedikit solusi untuk mengatasinya. Dengan dibuatnya artikel ini, diharapkan kamu bisa mengatasi masalah pada tanaman calathea yang sedang dialami saat ini, ya.

Semoga bermanfaat.

About the author

INSVIRA

Add Comment

Click here to post a comment