Home » Tanaman Hias » Gampang Jadi, Begini Cara Memperbanyak Wijaya Kusuma
Tanaman Hias

Gampang Jadi, Begini Cara Memperbanyak Wijaya Kusuma

Cara Memperbanyak Bunga Wijaya Kusuma
Insvira.com

Tahukah kamu? Cara memperbanyak bunga wijaya kusuma itu gampang banget, lho. Alasannya, tanaman ini bisa distek baik dari batang maupun daunnya, tangguh dalam banyak kondisi, serta memiliki peluang sukses yang tinggi.

Bahkan, seandainya kamu asal potong lalu menancapkannya ke media tanam, bunga wijaya kusuma pun sudah bisa tumbuh hanya dengan cara sesederhana itu. Menarik bukan?

Tapi tentu saja, kalau kamu ingin mendapatkan peluang sukses yang lebih tinggi, maka kamu juga harus mau melakukan perbanyakannya dengan sebaik mungkin.

Nah, untuk itu, pada artikel ini, kita akan membahas bagaimana caranya memperbanyak bunga wijaya kusuma, serta membagikan beberapa tips yang biasa kami lakukan untuk memperbanyaknya.

Cara Memperbanyak Wijaya Kusuma

Inilah Langkah-Langkah Cara Memperbanyak Wijaya Kusuma
Insvira.com

Untuk memperbanyak bunga wijaya kusuma, maka yang paling mudah dilakukan adalah dengan cara stek. Bisa daunnya yang distek, atau bisa juga batangnya.

Penasaran bagaimana langkah-langkahnya? Yuk, kita bahas!

Persiapan

Sebelum mulai, kita mesti siap-siap dulu, nih. Jadi, untuk melakukan stek pada tanaman wijaya kusuma itu, ada beberapa kebutuhan yang harus kamu siapkan terlebih dahulu. Apa saja?

  • Tanaman wijaya kusuma yang ingin kamu perbanyak
  • Gunting, pisau, atau alat pemotong lainnya yang bisa digunakan
  • Pot
  • Media tanam

Tutorial

Setelah semua kebutuhan siap, kamu bisa langsung memulainya. Berikut ini langkah-langkah untuk memperbanyak wijaya kusuma:

#1. Pemotongan

Yang harus kamu lakukan pertama kali adalah memotong batang atau daun wijaya kusuma.

Pastikan kamu menggunakan alat pemotong yang bersih dan steril, ya. Tujuannya untuk meminimalisir kegagalan. Kalau alat pemotongnya kotor, berkarat, dan tidak steril, maka bisa saja wijaya kusuma yang diperbanyak tersebut malah terkena penyakit, sehingga prosesnya gagal.

Soal bagian yang dipotong, sepengalaman kami, tanaman ini bisa dipotong di bagian mananya saja. Tapi kami sendiri paling sering memotongnya di pangkal daun atau pada batangnya beberapa cm dari permukaan media tanam.

Jangan lupa juga untuk memilih daun yang sehat dan segar. Bukan daun yang sudah menguning, kering, atau bahkan bagian yang terkena hama.

#2. Penanganan Sebelum Ditanam

Kami biasanya langsung menanam wijaya kusuma langsung setelah dipotong. Toh tanaman ini termasuk yang tangguh dan punya tingkat keberhasilan tinggi. Jadi, kami jarang melakukan penanganan apa-apa sebelum menanamnya.

Meski begitu, penghobi lain mungkin ada yang biasa mengeringkan lukanya terlebih dahulu di tahap ini. Salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi resiko dari serangan jamur dan mencegah pembusukan.

Caranya cukup didiamkan saja, hingga bagian luka mengering karena diangin-anginkan. Bahkan, dari yang kami baca, ada juga yang sampai mendiamkannya selama 5 sampai 7 hari. Kami tidak melakukannya, karena proses tersebut terlalu memakan waktu.

Di samping itu, pada tahap ini juga, atau setelah luka mengering, ada juga orang-orang yang mengoleskan zat perangsang akar. Tujuannya tentu saja untuk mempercepat pertumbuhan akar.

Nah, kalau kamu ingin mengikuti proses di atas, silakan. Tapi kalaupun tidak, kami rasa tidak masalah, kok.

#3. Penanaman

Berikutnya adalah menanam potongan wijaya kusuma.

Kamu bisa menyiapkan media tanam terlebih dahulu. Tidak ada media tanam yang bersifat baku, jadi jangan terlalu pusing akan hal ini. Misalnya, kamu bisa gunakan tanah, humus, kompos, dan pasir, dengan perbandingan 3:1:1:2.

Setelah itu, silakan tanam potongan wijaya kusuma, sebagaimana kamu menanam tanaman pada umumnya. Pastikan kamu menanamnya cukup dalam, sehingga potongan tertancap dengan kokoh dan tidak rentan terlepas.

Nah, ada sedikit tips di sini. Karena wijaya kusuma itu tanaman yang menggantung, jadi kalau kamu menanamnya hanya 1 bagian potongan saja, maka setelah tumbuh tanamannya akan miring ke satu arah, sehingga membuat pot kurang seimbang.

Untuk itu, kamu bisa menanam beberapa potongan sekaligus dalam 1 pot, dengan posisi mengitari pot yang digunakan. Misalnya 3 potongan langsung. Namun ukuran pot tentunya harus disesuaikan, ya.

Selain itu, cara ini juga bisa membuat tampilan wijaya kusuma yang baru diperbanyak tersebut menjadi lebih rimbun, lho.

#4. Penanganan Setelah Ditanam

Nah, sebetulnya proses perbanyakan wijaya kusuma sudah selesai, nih. Sekarang, yang harus kamu lakukan hanyalah merawatnya sampai akar tumbuh dan tanaman dipastikan hidup. Dengan begitu, perbanyakan bisa dipastikan berhasil.

Yang perlu diperhatikan di sini adalah soal penempatan. Jangan meletakkan hasil perbanyakan wijaya kusuma di tempat-tempat yang terkena sinar matahari terlalu terik. Sebab, saat ini kondisinya baru ditanam dan akar pun belum tumbuh, sehingga masih harus beradaptasi.

Di samping itu, hasil perbanyakan juga sebaiknya tidak langsung disiram. Biarkan dulu tanaman ini beradaptasi selama beberapa hari, baru boleh kamu siram setelahnya.

Cara Lainnya untuk Memperbanyak Wijaya Kusuma

Selain melalui stek, tanaman wijaya kusuma bisa diperbanyak dengan cara apa lagi, ya? Adakah cara lainnya yang juga bisa dilakukan?

Ada, kok. Di antaranya adalah menggunakan benihnya langsung.

Akan tetapi, benih tersebut rasanya agak sulit dijumpai di pasaran, sehingga mau tidak mau kamu harus memperoleh benihnya dari tanaman indukan, atau tepatnya dari biji yang berada dalam buahnya.

Nah, untuk mendapatkan buah, maka harus terjadi proses penyerbukan (polinasi) dulu, nih. Proses penyerbukan ini bisa terjadi dengan bantuan angin, serangga, atau dengan bantuan tangan kita.

Kalau mengandalkan terjadinya penyerbuakn secara alami (dengan angin atau serangga), ah, rasanya bakal sulit. Entah kapan ini bakal terjadi. Sehingga, kita yang harus turun tangan.

Namun lagi-lagi ini tidak sederhana. Karena tidak seperti bunga-bunga lainnya, durasi kehidupan bunga dari tanaman wijaya kusuma ini sangat singkat. Mekar malam, pagi sudah layu lagi. Dalam kata lain, kalau kamu ingin melakukan polinasi, maka kamu harus melakukannya di malam hari.

Pada intinya, memperbanyak tanaman wijaya kusuma itu tidak mesti hanya dengan stek, kok. Hanya saja, metode stek tersebut dirasa paling mudah diterapkan.

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan tentang cara memperbanyak tanaman wijaya kusuma.

Pokoknya harus langsung kamu praktekkan, deh! Nanti kamu bakal menyadari, kalau sejatinya memperbanyak tanaman ini sangatlah mudah, khususnya untuk perbanyakan dengan metode stek, ya.

Semoga artikel ini bermanfaat.

About the author

INSVIRA

Add Comment

Click here to post a comment