Home » Tanaman Hias » Mencari Pupuk yang Bagus untuk Aglaonema? Ini Rekomendasi dari Kami
Tanaman Hias

Mencari Pupuk yang Bagus untuk Aglaonema? Ini Rekomendasi dari Kami

Inilah Pupuk yang Bagus untuk Aglaonema
Sumber: Goodsgn.com

Memiliki Aglaonema, ternyata memang mendorong kita untuk merawatnya sedemikian rupa. Tak cukup rasanya sebatas rajin menyiramnya saja, kita juga akan mencari-cari pupuk yang bagus untuk Aglaonema, agar tanaman ini tumbuh semakin menawan.

Bicara soal pupuk, mungkin akan sedikit membingungkan bagi para pemula. Yang terbayang awalnya mungkin hanya kotoran kambing semata. Eh ternyata ada banyak sekali variannya, baik itu organik maupun kimia, sehingga jelas saja membuat kita kebingungan harus menggunakan yang mana.

Belum lagi, setiap tanaman memiliki kecocokan yang berbeda dengan pupuknya. Ada beberapa jenis tanaman yang lebih cocok menggunakan pupuk kandang misalnya, ada juga yang lebih cocok dengan pupuk NPK, dan lain sebagainya.

Pupuk sendiri merupakan material yang ditambahkan pada media tanam, guna memperkaya zat hara yang terkandung di dalamnya. Dengan memberikan pupuk pada tanaman, harapannya kebutuhan gizi tanaman bisa lebih tercukupi, sehingga pertumbuhannya semakin baik.

Begitu pun dengan Aglaonema. Pemupukan pada Aglaonema diharapkan bisa lebih mencukupi kebutuhan unsur haranya. Dengan begitu, Aglaonema kesayangan kita bisa semakin lebat daunnya, semakin merumpun anakannya, serta semakin besar ukurannya.

Oya, kalau kamu memiliki kendala dalam pertumbuhan Aglaonema, sehingga lambat mengeluarkan anakan, sebaiknya kamu juga membaca artikel: Tips Agar Aglaonema Cepat Beranak.

Kembali ke pembahasan soal pupuk.

Umumnya, terdapat 3 jenis unsur yang terkandung dalam sebuah pupuk, yakni unsur N (Nitrogen), P (Phosphor), dan K (Kalium). Ketiga unsur tersebut tentu memiliki peranan yang berbeda dalam mengoptimalkan pertumbuhan tanaman.

Unsur N misalnya, unsur ini memiliki peranan dalam membantu pertumbuhan vegetatif, terutama pada bagian daun. Kemudian ada unsur P yang membantu pertumbuhan akar dan tunas baru. Sedangkan unsur K berperan membantu pertumbuhan bunga dan buah.

Aglaonema adalah tanaman hias yang mengandalkan daun sebagai pusat kecantikannya. Oleh karena itu, biasanya para hobbyist akan memilih pupuk dengan kandungan N yang lebih tinggi guna mengoptimalkan pertumbuhan daunnya.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan selengkapnya di bawah ini…

Jenis Pupuk yang Bagus untuk Aglaonema

Pupuk Aglaonema Paling Bagus
Sumber: Bukalapak.com

Ada beberapa jenis pupuk yang bisa kamu aplikasikan pada tanaman hias seperti Aglaonema, baik dari golongan pupuk organik maupun pupuk kimia. Namun yang pasti, semua jenis pupuk memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Berikut ini adalah 4 jenis pupuk yang kami rekomendasikan:

  1. Pupuk Kandang atau Kompos
  2. Pupuk Dekastar
  3. Pupuk Growmore Daun
  4. Air Bekas Cucian Beras

1. Pupuk Kandang atau Kompos

Pupuk kandang dan kompos merupakan jenis pupuk organik yang sangat sering digunakan. Keduanya sama-sama berasal dari bahan organik. Pupuk kandang berasal dari kotoran hewan, sedangkan kompos umumnya dari sisa-sisa tanaman.

Baik pupuk kandang maupun kompos, biasanya salah satu dari dua jenis pupuk ini sudah tercampur menjadi bagian dari media pada awal menanam Aglaonema. Sehingga secara otomatis pupuk ini akan digunakan sejak awal.

2. Pupuk Dekastar

Penggunaan pupuk kandang atau kompos dirasa masih kurang optimal bagi Aglaonema. Para hobbyist biasanya akan menambahkan pupuk tambahan yang diberikan secara berkala dalam jangka waktu tertentu.

Salah satunya adalah dekastar. Pupuk ini disebut-sebut sebagai pupuk wajib bagi Aglaonema. Dekastar biasa diberikan sekitar 3-6 bulan sekali. Taburkan pupuk ini secukupnya, sekitar 5-10 butir per pot, atau seperti menaburkan garam di atas masakan.

3. Pupuk Growmore Daun

Untuk perawatan yang lebih rutin lagi, kamu bisa menyemprotkan pupuk growmore daun sekitar 1 bulan sekali. Pupuk daun ini bisa kamu campurkan penggunaannya dengan anti hama, seperti curacron, fungisida, dan B1.

4. Air Bekas Cucian Beras

Pupuk kimia, seperti dekastar dan growmore, tentu memiliki kekurangan. Karena itu, tidak sedikit orang yang enggan menggunakan pupuk kimia seperti itu, sehingga lebih memilih menggunakan pupuk organik saja.

Walaupun pupuk organik hasilnya cenderung lambat, serta kandungan unsur NPK yang juga tidak berimbang, namun pupuk organik dirasa cukup aman bagi lingkungan. Terlebih lagi jika memiliki anak kecil di rumah bukan?

Air bekas cucian beras bisa jadi solusinya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa air bekas cucian beras sangat bermanfaat bagi kesuburan tanaman hias, tak terkecuali bagi berbagai jenis Aglaonema.

Kamu bisa memanfaatkannya jika merasa kurang cocok dengan penggunaan pupuk kimia.

About the author

INSVIRA

Add Comment

Click here to post a comment