Home » Tanaman Hias » Ini Dia Trik Membuat Adenium Bonsai yang Mudah Dipraktekan Pemula
Tanaman Hias

Ini Dia Trik Membuat Adenium Bonsai yang Mudah Dipraktekan Pemula

Tentang Adenium Bonsai
Sumber: Brittmillerart.com

Adenium bonsai merupakan salah satu jenis tanaman hias yang selalu digemari. Walaupun kini trend-nya tak lagi melambung tinggi, namun peminatnya tak pernah mati. Sebab, tanaman hias satu ini memang memiliki daya tarik tersendiri.

Rasanya kurang utama jika tanaman hias asal Yaman ini tidak dibentuk menjadi bonsai. Seperti melupakan ciri khas yang seharusnya dimilikinya.

Adenium bonsai yang menarik haruslah memiliki bonggol besar, banyak percabangan, berbunga lebat lagi serentak, dan yang terpenting sehat keseluruhannya.

Untuk membuahkan hasil yang sempurna itu, perawatannya pun tentu tak bisa asal-asalan. Harus lebih dari sekedar menyiram saja tentunya.

Baik bonggol, juga cabang, serta bunga, semuanya memerlukan perhatian khusus agar penampilannya bisa memukau.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari para Ademania pemula, adalah bagaimana cara membuat Adenium bonsai, agar tampilannya unik dan menarik, serta tetap aman bagi kesehatan tanaman ini.

Semua hal harus ada ilmunya. Tanpa ilmu, maka sia-sia lah usaha kita.

Tak terkecuali dalam membentuk bonsai Adenium ini. Jika sembarangan saja, Adenium yang tadinya ingin kita percantik, mungkin malah akan jauh dari ekspektasi.

Berdasarkan ilmu yang kita pelajari, kemudian pengembangan dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, serta didukung pula oleh kreatifitas kita, Adenium bonsai buatan kita akan semakin indah pastinya.

Nah, untuk menjawab pertanyaan teman-teman semua, di sini kami akan membahas trik sederhana yang mudah dilakukan untuk membonsai Adenium.

Penasaran bagaimana caranya? Simak artikel ini sampai selesai yaa…

Cara Membuat Adenium Bonsai

Tips Membentuk Adenium Bonsai Bagi Pemula
Sumber: Blog.Nurserylive.com

Membuat Adenium bonsai tentu membutuhkan pengalaman. Dan untuk memulai pengalaman tersebut, kamu bisa memulainya dari perawatan-perawatan yang mudah untuk kamu lakukan sebagai seorang pemula.

1. Bonggol Besar Menjadikan Adenium Bonsai Semakin Menarik

Bonggolnya yang montok, menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang tertarik pada tanaman ini.

Semakin besar bonggolnya, biasanya akan semakin menarik pula tampilannya. Terlebih lagi jika bonggol tersebut menunjukkan kesan yang unik.

Tidak jarang, para Ademania senior mampu mengkreasikan bonggol tanaman ini menjadi beragam bentuk yang menarik, misalnya seperti seekor kadal, kaki gurita, miniatur tanaman tua, dan lain sebagainya.

Untuk bisa seperti itu tentu saja membutuhkan pengalaman dan kreatifitas yang baik. Jika belum sampai di tahap itu, setidaknya kamu bisa memulai dengan belajar bagaimana cara membesarkan bonggol tanaman ini.

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk membesarkan bonggol Adenium adalah dengan menguburnya menggunakan media tanam.

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa membacanya di artikel cara membesarkan bonggol Adenium.

2. Mengatur Pertumbuhan Cabang Adenium

Selain pada bonggol, kecantikan tanaman ini juga terletak pada cabang-cabangnya.

Biasanya, Adenium dengan cabang yang banyak dan tertata, akan memiliki penampilan yang lebih baik dibandingkan Adenium yang hanya memiliki sedikit cabang.

Dalam merawat cabang, kamu bisa memperbanyak pertumbuhannya dengan melakukan teknik pruning atau pemangkasan yang sudah kami bahas di artikel kami sebelumnya.

Jika kamu belum membacanya, silahkan klik di sini.

Pruning bertujuan untuk memperbanyak cabang. Namun cabang yang tumbuh nantinya masih sembarang, belum rapi.

Gunakanlah juga teknik pengawatan agar cabang yang tumbuh bisa sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

3. Jangan Lupakan Bunga

Bonggol sudah, cabang pun sudah, sayang jika bunga tidak mendapat perhatian. Pertanyaannya sekarang, bagaimana sih caranya agar Adenium bonsai bisa cepat berbunga dan mekar secara kompak?

Sebetulnya, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan. Sebab, pertumbuhan bunga tentu dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari pengaruh media tanam, penyiraman, pupuk, hingga intensitas cahaya matahari.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan teknik stres air.

Namun untuk melakukan teknik ini, Adenium tidak boleh dalam keadaan kurang fit. Misalnya seperti ketika baru ditanam atau repotting.

Teknisnya, Adenium akan dibiarkan tanpa disiram selama 1 minggu hingga benar-benar kering.

Setelah itu, siramlah Adenium menggunakan larutan NPK sesuai dosis yang dibutuhkan. Lakukan berulang hingga bakal bunga baru sudah muncul.

Dengan teknik seperti ini, biasanya pertumbuhan bunga akan lebih terangsang sehingga bisa mekar secara kompak.

Bahkan tidak jarang, setelah puasa air selama seminggu, Adenium bukan disiram, melainkan direndam menggunakan larutan NPK.